JAKARTA, 21 Januari 2025 – Langkah strategis Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) semakin mantap. Mengawali masa transisinya dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menjadi PTN-BH, jajaran Majelis Wali Amanat (MWA) UNJ menggelar pertemuan perdana dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) di Kantor Kementerian Diktisaintek, Jakarta pada Selasa, 21 Januari 2025.
Sebelumnya, anggota MWA UNJ telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI No. 155/M/KEP/2024 tertanggal 16 Desember 2024 tentang Pengangkatan Anggota MWA UNJ Periode 2024-2029. MWA UNJ beranggotakan 17 orang yang terdiri dari unsur Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Rektor, Ketua Senat Akademik, wakil dari masyarakat, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Berikut adalah Anggota MWA UNJ Periode 2024-2029.
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi;
- Rektor Universitas Negeri Jakarta;
- Ketua Senat Akademik Universitas Negeri Jakarta;
- Dr. K.H. Said Aqil Siroj, M.A. (wakil dari masyarakat);
- Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D. (wakil dari masyarakat);
- Dr. Anna Suhaenah Suparno (wakil dari masyarakat);
- Prof. Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM. (wakil dari masyarakat);
- Dr. Hapidin, M.Pd. (wakil dari dosen);
- Dr. Ratna Dewanti, M.Pd. (wakil dari Dosen);
- Prof. Dr. Erfan Handoko, M.Si. (wakil dari dosen);
- Prof. Dr. Basuki Wibawa, B.A., M.M. (wakil dari dosen);
- Dr. Drs. Hidayat Humaid, M.Pd. (wakil dari dosen);
- Prof. Dr. Henry Eryanto, M.M. (wakil dari dosen);
- Prof, Dr. Yufiarti, M.Si. (wakil dari dosen);
- Juri Ardiantoro, Ph.D. (wakil dari dosen);
- Sasmoyo Setyaningdyah, S.Sos., M.AP., (wakil dari tenaga kependidikan);
- Nirsa Ismi Almanda (wakil dari mahasiswa).
Pada kesempatan itu Menteri Diktisaintek menyampaikan arahannya agar pengembangan UNJ di masa PTN-BH memumpunkan pada layanan pendidikan. UNJ memiliki berbagai pakar pendidikan dan juga praktik baik melalui penyelenggaraan sekolah laboratorium.

Agenda utama rapat perdana MWA UNJ yang dipimpin langsung oleh Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Ph.D. selaku Mendiktisaintek ini adalah pemilihan Ketua dan Sekretaris MWA UNJ. Pemilihan dilakukan secara musyawarah dan mufakat dan terpilih sebagai Ketua MWA Periode 2024-2029 adalah Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D yang merupakan anggota MWA unsur masyarakat, dan Dr. Hapidin, M.Pd. terpilih menjadi Sekretaris MWA yang merupakan anggota MWA wakil dari dosen UNJ.
Profil Ketua MWA UNJ terpilih Prof. Nizam dikenal luas di dunia pendidikan tinggi Indonesia sebagai sosok transformatif, dan merupakan tokoh kunci di balik berbagai kebijakan modernisasi kampus di tingkat nasional. Beliau pernah mengemban jabatan sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Periode 2020-2024, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan sebagai Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) tahun 2008-2013. Saat ini beliau aktif sebagai Guru Besar di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pemilihan beliau sebagai Ketua MWA UNJ dipandang sebagai langkah strategis mengingat pengalaman beliau yang sangat matang dalam mengelola regulasi PTN-BH di tingkat kementerian, sehingga diharapkan dapat memuluskan masa transisi UNJ menjadi kampus mandiri yang berdaya saing global.
Adapun sosok Sekretaris MWA UNJ, yakni Dr. Hapidin, M.Pd. juga tidak asing di kalangan sivitas akademika UNJ. Dr. Hapidin sendiri adalah dosen program studi PAUD program sarjana, magister dan juga dosen program Doktor PAUD Pascasarjana UNJ. Beliau adalah dosen penggiat kurikulum pendidikan maritim, model pembelajaran proyek bermuatan konten L-STEAM dan Literasi Budaya Maritim pada anak usia dini.

Pemilihan ini menandai dimulainya fungsi pengawasan dan penetapan kebijakan umum yang akan menjadi kompas bagi Rektorat UNJ dalam menjalankan roda organisasi PTNBH yang kini memiliki otonomi lebih luas dalam pengelolaan akademik maupun non-akademik.
MWA memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan UNJ tetap berada pada jalur visi dan misinya, terutama dalam mencetak SDM unggul dan inovatif di era kompetisi global. Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, menandai babak baru UNJ dalam kancah pendidikan tinggi nasional yang lebih mandiri dan berdaya saing.
